Home > Opini > Perspective: Memilih dan memilah acara TV? Why Not

Perspective: Memilih dan memilah acara TV? Why Not

Memilih dan memilah acara TV? Why Not
Dengan maraknya dunia pertelevisian tanah air, makin banyak televisi televisi swasta yang masuk kancah broadcast baik Nasional ataupun lokal, sebut saja stasiun televisi Nasional senior seperti RCTI, SCTV, Indosiar,Anteve,TransTV dan Trans7. Berbagai acara televisi disiarkan di setiap chanel nya selama hampir 24 jam, tapi tahukah anda mana acara yang paling sesuai dan layak anda tonton? Saya pernah melakukan survei kecil kecilan pada beberapa orang orang disekitar saya, mereka menilai acara acara televisi saat ini mulai monoton dan latah!. Melihat sebuah program sukses disebuah televisi, kemudia televisi lainnya mengadakan acara dengan format serupa.Ambil contoh saja AFI (akademi fantasi indosiar) yang disiarkan Indosiar dulu, begitu meraup sukses, sampai sampai terjadi demam AFI, berbagai macam merchandise dicetak dengan embel embel AFI, dan apa yang terjadi kemudian? Hampir semua televisi nasional membuat program serupa, mulai Indonesia idol, KDI, dan masih banyak lagi.Begitu trend berganti, semua televisi pun dengan cepat serempak melakukan perubahan program andalannya, yang lagi lagi menurut saya terasa membosankan.


Akhir akhir ini ada banyak sekali acara acara “reality show” ala ABG yang menjamur bagai jamur di musim hujan, acara acara payah dan sangat terlihat kalau berscript atau berskenario ini ternyata banyak disukai anak anak ABG. Acara nya bervariasi, mulai mencari pacar hilang lah, mencari pasangan lah,pengen minta maaf lah, yang jelas dari pantauan saya banyak terlihat penggunaan script pada acaranya, walaupun mungkin pihak acara mengklaim tidak.mungkin orang tua jaman sekarang agak susah mengatur anak anaknya untuk memilih tontonan bermutu, ya paling tidak acara yang sedikit memiliki nilai tambah. Seringkali acara acara tersebut juga hadir atau tayang pada jam jam yang bisa dikatakan jam belajar.

Masih adakah acara acara yang bermutu? Menurut saya masih ada, namun sayang masih banyak televisi yang memberi proporsi kecil kepada program tersebut. Sebut saja acara Jejak petualang (Trans7), yang menurut saya banyak membantu kita mengenal nusantara dan kekayaan nya dan melatih kita menghargai lingkungan yang kita miliki. Kemudian ada acara TOLONG (saya lupa stasiun mana yang menayangkannya), dalam acara ini kita dilatih untuk menjadi orang yang berjiwa sosial dengan mau menolong orang dalam kesusahan, namun sayang acara acara atau program tersebut terlihat kurang populer.

Saya pribadi sangat menyukai MetroTv, karena memiliki program yang berbasic news dan kebetulan saya suka sekali akan berita dan terkadang Metro menyisipkan Story mengenai nusantara ataupun internasional. Mengenai indosiar? Hahaha akhir akhir ini saya juga berfikir kalo Indosiar ini semakin hari semakin buruk kualitas acara yang disiarkannya. Entah KPI sebagai komisi penyiaran apa sudah melakukan tindakan tegas mengenai kualitas penyiaran tanah air ini, sebab sejauh ini saya sendiri pernah melayangkan E-mail ke KPI dan saya lihat banyak masyarakat lain juga yang turut mengungkapkan keprihatinan mereka,namun sejauh ini belum ada perubahan signifikan. Jadi menurut saya pribadi ada baiknya kita sendiri yang membentengi diri kita dan berusaha memilih dan memilah acara mana yang baik bermutu dan bagi keluarga.

Categories: Opini
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: